Impian bukan sekedar angan-angan. Banyak orang menafsirkan bahwa impian itu hanyalah sebuah keinginan, sebuah harapan yang entah bisa diwujudkan atau tidak. Namun buat saya, impian adalah sebuah tujuan hidup. Impian adalah arah yang akan menuntun pesawat yang kita kendalikan menuju arah dan tujuan yang kita inginkan.
Orang-orang dikeliling saya pun juga sering menanyakan, apa pentingnya kita punya impian? Biarkan hidup ini mengalir bagai air. Apa adanya… kata-kata ini sering kita dengar baik di kampus, lingkungan kos, di jalan-jalan, dan di tempat-tempat lainnya. Saya mencoba mengilustrasikan betapa pentingnya sebuah impian dalam kehidupan kita.
Hari itu adalah hari Selasa. Seperti biasa saya melakukan rutinitas yaitu kuliah di kampus sampai jam 9 pagi, selanjutnya berangkat ke kantor serta siangnya harus kuliah lagi sampai sore dan harus kembali lagi ke kantor setelah kuliah berakhir. Setelah kuliah siang, hujan sangat deras datang dan saya berteduh di parkiran kampus dengan harapan hujan segera berakhir dan saya cepat-cepat kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai. Setelah 30 menit menunggu, akhirnya hujanpun reda dan saya melanjutkan perjalanan ke kantor. Saya pada saat itu tidak membawa jas hujan dan sepatu yang saya pakai adalah sepatu terakhir yang saya punya karena sepatu yang satu lagi belum kering. Sesampainya di tengah jalan, hujan kembali mengguyur, dan kali ini hujannya lebih deras dari sebelumnya. Keadaan ini memaksa saya untuk berteduh di salah satu pertokoan di pinggir jalan.
Dari sudut ini saya melihat orang-orang yang melintas didepan kompleks pertokoan tempat saya berteduh. Ada yang menerobos hujan sehingga basah kuyup karena tidak menggunakan jas hujan, ada yang menggunakan payung sambil berkendara, ada yang menggunakan jas hujan lengkap sehingga tidak perlu tergesa-gesa dalam menerobos hujan. Hal ini membuat saya merenung. Apa yang membuat orang-orang tadi melakukan hal-hal yang berbeda (baca: perjuangan untuk menerobos hujan) dengan tujuan yang sama yaitu sampai ke tempat yang mereka inginkan?
Seketika saya teringat tentang pekerjaan saya di kantor yang masih belum selesai saya kerjakan. Dan saya melihat awan masih abu-abu tanda hujan masih lama. Saya juga tidak akan pernah tau kapan hujan itu berhenti karena memang itu bukan hal yang bisa saya kontrol. Yang bisa saya lakukan adalah berkendara menerobos hujan agar saya bisa sampai ke tempat tujuan. Tanpa berpikir panjang saya langsung menghidupkan motor saya dan saya mulai berkendara menerobos hujan yang masih deras apapun resikonya. Yang ada di kepala saya saat itu adalah secepatnya sampai di kantor dan menyelesaikan semua pekerjaan yang belum selesai. Sesampainya saya di kantor, saya basah kuyup dan pastinya kedinginan. Namun hal ini tidak membuat saya merasa menyesal atau apapun karena saya telah mencapai tujuan saya.
Jika dikaitkan dengan impian, bukankah impian itu sebuah tujuan hidup? Dari pengalaman saya tadi, saya belajar bahwa perjalanan saya dari kampus menuju kantor itu adalah ibarat sebuah kehidupan seseorang dan menuju kantor serta menyelesaikan pekerjaan adalah sebuah impian saya (tujuan hidup), sedangkan hujan adalah tantangan yang kita hadapi dalam kehidupan kita (orang-orang biasa menyebutnya sebagai masalah).
Sekarang kita bayangkan ketika kita terjebak dalam suatu kondisi sulit yang merupakan tantangan bagi diri kita seperti halnya terjebak dalam hujan tadi. Jika kita tidak mempunyai tujuan hidup (impian), maka kita akan melakukan apa-apa kecuali menunggu dalam ketidak pastian dan biasanya menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan yang membuat kita terjebak dalam situasi tertentu. Namun berbeda ceritanya jika kita telah mempunyai tujuan hidup yang jelas. Tujuan itulah yang akan menuntun kita menuju apa yang kita inginkan. Seberat apapun perjuangan untuk mencapai tujuan hidup itu tidak akan pernah terasa berat jika tujuan hidup itu benar-benar terwujud. Beratnya perjuangan itu justru akan memberikan motivasi dan semangat baru atas pencapaian-pencapaian dalam hidup kita.
Segera temukan impian anda dan jadilah pilot untuk pesawat yang anda kendalikan menuju impian-impian anda.
Semoga menginspirasi,
Dany S. Kennedy





baca paragraf satu, langsung mikir : setujuuuuu!!!
aku emang punya impian, sejak taun lalu, jadinya belom lama…
aku pikir penting banget tuh yang namany impian. terserah orang mau bilang apa, yang penting kita percaya kalo impian itu bakalan nyata.
yeap…
just believe your dreams and it be come true
selamat bermimpi dan mewujudkan mimpi itu…