Acara buka bersama dadakan yang diselenggarakan oleh anak-anak Manajemen Informatika Universitas Brawijaya Malang memang mengundang banyak kontroversi. Maklum, ide ini mendadak datang 2 hari menjelang kepulangan temen-temen ke kampung masing-masing.
Acara yang direncanakan sesukses tahun lalu yaitu dihadiri hampir semua anak MI-A, tertnyata kandas. Hanya sebagian kecil saja yang hadir. Bisa dikatakan pesertanya dapat dihitung jari. Buber kali ini bertempat di Waroenk Bamboe di depan kosan Della, Kyky ama Ny. Sodik.Masakan yang disajikan kurang lazim. Mereka menjual nasi, ikan, sayur, dan sambalnya terpisah (kayak beli mainan anak-anak aja dijual terpisah), tapi hal itu tidak mengurangi selera makan dan semangat kekeluargaan temen-temen MI-A 07 seperjuangan.
Berikut daftar mereka-mereka yang hadir dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa (Hiperbol dikit bro).
Dany Kennedy, Oki “Somad”, Aji “Kabul”, Black “Mendung”, Rojali “Wanto”, Silvi (Ny. Wanto), Bintan, Ariek “Sodik”, Melly “Ny. Sodik”, Ima, Kyky, Della, Ayu, Retno, Endah, Ghygha, dan Tika.
Namun mereka yang berhalangan hadir juga lebih banyak dibandingkan yang hadir. Dengan alasan mereka masing-masing entah beneran pa g saya nggak tau.
Rio (pulang kampung), Yati ama Novita (screening di UKM), Gurit (nggak enak badan), Bagus (janjian ma Wida, ceweknya bro), Mbah “Dudin” Rekso (nggak jelas, nggak ada motor kale), Dhani “Subram” (sakit paras, badanya udah kayak kompor tuch),Puput – Dhoni – Fajar (nggak jelas, siangnya bilang mo dateng), Yanes (nggak jelas juga), Lely (katanya anak-anak sakit), Mario (udah kadung masak di kontraannya), Iman “Pak Presiden” (sibuk ama bisnisnya), Wonggo (tidur), Piv (katanya ada kepentingan), Rina (nggak jelas), Kemil (ketiduran), Devita (konser bro).
Gitu dech anak-anak, tapi moga aja dengan semakin berjalannya waktu kita makin kompak dan makin bisa jadi satu. Satukan hati, satukan jiwa untuk MI-A 07. MI-A_ku, MI-A_mu, dan MI-A_Kita Semua.
