Dany Satriya Kennedy Weblog

31, Desember 2008

Madura != Kekerasan

Diarsipkan di bawah: Madura — Tag: — kennedyfreedom @ 10:51 am

Sangat ironis jika semua orang Madura diidentikkan dengan kekerasan, pertikaian, kasar, carok, dan hal-hal negatif lainnya. Padahal, tidak semua orang Madura seperti itu. Bahkan hanya sebagian kecil saja yang berperilaku kasar dan identik dengan kekerasan.

Melekatnya pandangan “kasar” bagi orang Madura pada pikiran sebagian besar orang adalah disebabkan oleh cerita-cerita nenek moyangnya yang menceritakan budaya carok masyarakat Madura. Hal itu tidak bisa dijadikan acuan yang konkret karena saat ini sudah jarang ditemukan dan bahkan hampir tidak pernah ditemukan carok lagi. Hal lain yang mempengaruhi mereka adalah alam madura yang terkenal panas, kering, gersang, tandus. Maka wajar saja mereka menafsirkan orang Madura kasar karena lingkungan berbanding lurus dengan kondisi psikologis orang-orang yang tinggal di lingkungan itu.

& Komentar »

  1. hmmm…
    rasional juga. bisa diterima dengan logika…
    keren…!!!

    Komentar oleh lumansupra — 3, Januari 2009 @ 12:29 am

  2. emang elu orang madura ya?

    Komentar oleh agn — 5, Januari 2009 @ 11:44 am

  3. aku sebagai seorang madura, tidak bisa terima kalau carok diidentikkan dengan kekerasan.

    apakah bertarung satu lawan satu sampai masalah selesai itu kekerasan? kalau iya, bagaimana dengan ‘membunuh” potensi masa depan?

    tolong carok jangan dilihat hitam-putih” belaka ….

    salam….

    Komentar oleh acang — 5, Januari 2009 @ 4:16 pm

  4. btw … mator sakalangkong sudah mampir di blog.ku

    Komentar oleh acang — 5, Januari 2009 @ 4:17 pm

  5. it;s cool….tapi ngga smua di madura gitu, biarpun aku orang solo ak pernah 5 taon di sana.PISS U ALL….!!!!

    Komentar oleh AL MUSTAFA — 20, Januari 2009 @ 7:03 am

  6. yah.. saya setuju sekali sama cak dany

    Komentar oleh daun — 22, April 2009 @ 3:53 pm


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.